WeCreativez WhatsApp Support
Selamat Datang di Website Kami
Ada Yang Bisa CS kami Bantu
Beranda » Uncategorized » BERAGAM KEGUNAAN DAN KEKUATAN TALI DALAM KEGIATAN ALAM TERBUKA

Dalam berkegiatan di alam terbuka tentunya kita membutuhkan bermacam peralatan yang dapat mendukung  segala  bentuk aktivitas agar berjalan dengan baik dan lancar. Salah satu gear atau peralatan yang mutlak harus ada saat berkegiatan di alam terbuka adalah tali yang tentu saja memiliki beraneka fungsi dan kekuatan. Pada umumnya orang-orang menggunakan tali dengan fungsi utama sebagai pengikat dan pengait, namun fungsi dan kegunaan dari setiap tali yang digunakan tentu saja berbeda-beda, so.. mari kita simak dulu..fungsi, jenis dan kekuatan tali yang biasa di gunakan untuk kegiatan alam terbuka..

 

TALI KERNMANTLE

Dalam kegiatan yang berhubungan dengan survival, rescue, climbing, dan pendakian khusus, terdapat istilah single rope technique yang biasanya lazim di pakai dalam kegiatan caving atau penelusuran goa. Penggunaan tali kernmantle ini cenderung juga digunakan pada saat rapping, yaitu dalam kegiatan climbing atau panjat tebing. Terdapat dua jenis tali kernmantle dengan type yang berbeda yaitu, tali kernmantle statis dan tali kernmantle dinamis. Keduanya memiliki perbedaan dalam kemampuannya menahan beban. Sementara itu untuk ukuran Tali kernmantle dinamis memiliki diameter 8.1 mm dan memiliki daya menahan beban sebesar 6 kn atau sebesar 600 kg. Sedangkan tali kernamntle statis berdiameter 9 mm dengan kekuatan menahan beban sebesar 21 kn, atau sebesar 2000 kg.

 

TALI WEBBING

          Tali webbing sangat banyak kegunaannya dalam kegiatan outdoor. Selain bisa digunakan untuk rescue, tali webbing juga biasa dipakai dalam kegiatan climbing atau caving. Kekuatan tali ini cukup baik untuk menahan beban sehingga tali webbing biasa digunakan juga sebagai anchor (pengait) ke benda kokoh seperti batu besar atau pohon. Fungsi lain dari tali webbing adalah digunakan sebagai harness ataupun strap pada tas gunung. Secara umum Tali webbing memiliki daya kemampuan menahan beban sekitar 22 kn atau sebesar 2000 kg.

 

TALI LAYAR

          Dalam berkegiatan di alam terbuka, pada umumnya tali layar atau tali bendera ini lazim sekali digunakan karena memiliki fungsi yang banyak, selain itu tali layar banyak difungsikan sebagai pengikat benda yang tidak terlalu berat. Tidak jarang juga tali layar ini digunakan sebagai pondasi untuk atap tenda bagian luar dengan menggunakan flysheet, selanjutnya tali layar digunakan untuk mengaitkan bagian luar tenda ke pohon ataupun pasak. Dari fungsinya yang beragam ini seringkali penggunaan tali ini menjadi prioritas dalam kegiatan hiking atau mendaki gunung. Dalam hal kekuatannya tali layar ini hanya mampu menahan beban hingga 43 kg.

 

TALI PRUSIK

Mungkin tidak terlalu banyak yang mengetahui Tali outdoor yang satu ini. Meskipun memiliki diameter yang sangat kecil bahkan cenderung tipis. Namun walaupun bentuknya cukup angsing, kekuatan tali satu ini sangatlah besar. Dalam kegiatan hiking atau mendaki gunung, tali ini biasa digunakan untuk dikaitkan ke benda yang kokoh. Sementara itu Dalam kegiatan panjat tebing, tali ini digunakan untuk memanjat kemudian dikaitkan dengan tali webbing, setelah itu dikaitkan ke badan untuk ke lifeline saat di tebing. Tali prusik juga bias digunakan sebagai single rope technique tradisional dalam kegiatan caving. Dalam hal kekuatan tali ini mampu menahan beban yang cukup besar. Walaupun hanya berdiameter 7 mm, tali ini mampu menahan beban sebesar 1000 kg.

 

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.